aku telah berada pada kedua hati
hatimu dan hatiku dalam satu
sepekan dua pekan
dan akan segera berlalu dalam setiap episode
terkapar letih lalu beranjak lagi
saling memandang laut lepas disore senja
bumi pun seiring renyahnya tertawa mesra
ombak membelah gelak manja para dewasa
bahasa tubuh
menyentuh kalbu terindu dikala malam menjelma
rembulan memeluk mata kita
manisnya tak ingin ku akhiri
dekapan hangat yang menyentuh hingga relung sanubari
bahasa lama mencuat kembali
bisa bersama memegang masa depan
meraba butanya arah kita merangkai bahtera
birunya lautan menjadi saksi perjalanan kita
sebuah sejarah dalam babak baru menuju kehidupan
bagai pertemuan anomali air
uraian demi uraian terdengar merdu
waktu begitu cepat berlalu
hangat terus menjalar dalam relung kalbu
dan bahasa lama pun menjadi adu
kau dan aku menjadi irisan yang sempurna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar